Daerah Lampung
Home » Berita » Remaja 17 Tahun di Lampung Utara Bertahan di Ranjang RS, Keterbatasan Ekonomi Jadi Beban Ganda

Remaja 17 Tahun di Lampung Utara Bertahan di Ranjang RS, Keterbatasan Ekonomi Jadi Beban Ganda

LAMPUNG UTARA — Amel Sabila (17), remaja asal Kelurahan Rejosari, Kecamatan Kotabumi, harus menghabiskan masa remajanya terbaring lemah di RSUD HM Ryacudu Kotabumi. Sejak Kamis (29/1/2026), Amel menjalani perawatan intensif akibat disabilitas sindrom yang dideritanya sejak kecil.

Kondisinya kian memprihatinkan. Amel tak lagi mampu berjalan dan kerap mengalami kejang serta gangguan perilaku, termasuk menyakiti diri sendiri. Bekas gigitan di tangan dan kebiasaan membenturkan kepala menjadi bagian dari kesehariannya saat kondisi emosinya tidak stabil.

Ibunda Amel, Danila Wati, mengatakan penyakit tersebut sudah terdeteksi sejak usia dini. Amel baru bisa berjalan di usia tujuh tahun, sebelum akhirnya kembali mengalami penurunan kondisi. “Kalau sudah kambuh, saya cuma bisa memeluk dan berdoa,” ujarnya dengan suara bergetar.

Masalah keluarga tak berhenti pada kondisi medis. Keterbatasan ekonomi menjadi beban tambahan. Ayah Amel, Ibrahim Hasan, bekerja serabutan dengan penghasilan tidak menentu, sehingga kerap dihadapkan pada pilihan sulit antara mencari nafkah atau mendampingi anaknya berobat.

Perhatian datang dari Kelurahan Rejosari dan Puskesmas Kotabumi Satu setelah menerima laporan bahwa Amel hampir sebulan mengalami kesulitan makan. Pemeriksaan di lapangan menunjukkan kondisi Amel membutuhkan penanganan medis lanjutan, hingga akhirnya dirujuk ke RSUD Ryacudu.

Siswa SMP Bandar Lampung Jadi Korban TPPO di Surabaya, Modus Jadi Terapis Gaji Jutaan

Meski kini mendapat perawatan, kekhawatiran keluarga belum usai. Biaya pengobatan lanjutan masih menjadi tanda tanya besar.

Bagi keluarga Amel, setiap bantuan adalah harapan—bukan hanya untuk bertahan hidup, tetapi agar Amel suatu hari bisa merasakan kembali masa remaja yang nyaris hilang.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement