Bandar Lampung – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional (Divre) IV Tanjungkarang menyiagakan sebanyak 2.499 personel untuk memastikan kelancaran operasional, pelayanan, serta keamanan perjalanan kereta api selama masa Angkutan Lebaran 2026.
Kesiapan tersebut ditandai dengan pelaksanaan Apel Pasukan Angkutan Lebaran yang digelar pada Jumat (13/3/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen KAI dalam memberikan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan selamat bagi masyarakat selama periode mudik hingga arus balik Lebaran.
Ribuan personel yang disiagakan berasal dari berbagai unsur pekerjaan yang mendukung operasional kereta api, mulai dari pelayanan, operasional perjalanan, perawatan prasarana hingga keselamatan perjalanan.
Pada sektor operasional perjalanan kereta api, KAI Divre IV menyiagakan 462 pegawai train crew yang bertugas sebagai awak sarana perkeretaapian dan terlibat langsung dalam perjalanan kereta api. Selain itu, terdapat 537 pegawai stasiun non-crew yang bertugas memberikan pelayanan kepada pelanggan di stasiun, termasuk pelayanan informasi, operasional keberangkatan, hingga pengaturan arus penumpang.
Untuk memastikan keandalan prasarana, Divre IV Tanjungkarang juga menyiagakan 870 personel dari unit Jalan Rel dan Jembatan (JJ) yang bertugas melakukan pemeriksaan serta perawatan jalur rel dan jembatan guna menjaga keselamatan perjalanan kereta api selama masa Angkutan Lebaran.
Sementara itu, sebanyak 103 personel dari unit Sinyal, Telekomunikasi dan Listrik (Sintel) turut disiagakan untuk memastikan seluruh sistem persinyalan serta komunikasi perjalanan kereta api berfungsi dengan optimal.
Selain penguatan personel, KAI juga melakukan penambahan fasilitas guna mengantisipasi lonjakan penumpang selama musim mudik Lebaran tahun ini. Penambahan dilakukan berupa gerbong kereta untuk meningkatkan kapasitas tempat duduk penumpang.
Di wilayah Divre IV Tanjungkarang, terdapat penambahan tiga gerbong kereta pada layanan dari Stasiun Rajabasa serta satu gerbong tambahan pada rangkaian kereta Kuala Stabas. Penambahan ini dilakukan menyusul tingginya minat masyarakat menggunakan transportasi kereta api, di mana penjualan tiket telah mencapai 100 persen pada sejumlah perjalanan.
Menurut Hendy, penambahan personel juga difokuskan pada penjagaan perlintasan kereta api yang dinilai masih minim pengawasan di sejumlah titik.
“Penambahan petugas di perlintasan sangat penting karena masih banyak perlintasan yang belum memiliki penjagaan optimal. Ini untuk meningkatkan keamanan baik bagi pengguna jalan maupun penumpang kereta api selama perjalanan,” ujarnya.
KAI Divre IV Tanjungkarang juga mengimbau kepada para penumpang untuk tetap waspada selama perjalanan dengan menjaga barang bawaan masing-masing agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.
Selain itu, penumpang juga diminta untuk datang lebih awal ke stasiun agar tidak tertinggal jadwal keberangkatan kereta api.
Dengan berbagai kesiapan tersebut, KAI berharap operasional Angkutan Lebaran 2026 dapat berjalan lancar serta memberikan pengalaman perjalanan yang aman dan nyaman bagi masyarakat.


Komentar