lampungngapasih.com , Bandar Lampung – Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Lampung menggelar koordinasi bersama sejumlah pemangku kepentingan pariwisata menjelang musim liburn sekolah.
Pertemuan tersebut dipimpin Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Lampung, Tony Ferdinansyah dan melibatkan berbagai pelaku usaha pariwisata di Lampung.
Koordinasi itu diikuti Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), asosiasi travel, hingga pengelola tempat wisata rekreasi di sejumlah daerah.
Dalam pertemuan tersebut, pemerintah bersama pelaku usaha membahas kesiapan destinasi wisata menghadapi peningkatan jumlah pengunjung selama libur sekolah.
Pembahasan meliputi kesiapan sarana dan prasarana penunjang wisata, pelayanan kepada wisatawan, hingga aspek keselamatan di lokasi wisata.
Tony Ferdinansyah mengatakan aspek keselamatan menjadi perhatian penting karena masih ditemukan pengunjung yang mengabaikan peringatan maupun rambu keselamatan di kawasan wisata.
“Keselamatan pengunjung harus menjadi perhatian bersama, baik pengelola maupun masyarakat yang datang ke lokasi wisata,” ujar Tony
Ia juga mengimbau seluruh pengelola destinasi wisata untuk meningkatkan pengawasan dan memastikan fasilitas keselamatan dalam kondisi baik selama periode libur berlangsung.
Selain itu, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Lampung akan memperkuat koordinasi lintas instansi guna mengantisipasi potensi kemacetan dan kepadatan di kawasan wisata.
Koordinasi tersebut akan melibatkan Dinas Perhubungan Provinsi Lampung, pihak kepolisian, serta instansi terkait lainnya.
Pemerintah Provinsi Lampung berharap kesiapan sektor pariwisata menjelang libur sekolah dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan sekaligus mendukung peningkatan kunjungan wisata di Provinsi Lampung.


Komentar