lampungngapasih.com, Bandar Lampung – Ribuan warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Lampung Dukung MBG menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Tugu Adipura, Bandar Lampung. Massa menyuarakan dukungan terhadap keberlanjutan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sekaligus mendesak aparat penegak hukum mengusut tuntas dugaan korupsi di lingkungan Badan Gizi Nasional (BGN).
Aksi diawali dengan long march dari kawasan Stasiun Tanjung Karang menuju Tugu Adipura. Peserta aksi terdiri dari masyarakat umum, relawan dapur MBG, serta sejumlah pihak yang mengaku merasakan manfaat langsung dari program tersebut.
Koordinator aksi, Yunanda, mengatakan aksi digelar sebagai bentuk respons atas beredarnya informasi yang menyebut program MBG akan dihentikan.
Menurutnya, program tersebut telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam pemenuhan gizi penerima manfaat sekaligus membuka lapangan pekerjaan melalui operasional dapur MBG.
“program ini sangat membantu masyarakat dan memberikan dampak ekonomi bagi banyak warga yang terlibat dalam pelaksanaannya,” kata Yunanda.
Selain menyuarakan dukungan terhadap keberlanjutan program MBG, massa juga meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas dugaan kasus korupsi yang disebut terjadi di lingkungan Badan Gizi Nasional.
Salah seorang peserta aksi, Safri Indra Wahyudi, menilai pengusutan kasus tersebut penting agar tidak merugikan masyarakat yang selama ini menerima manfaat dari program MBG.
Massa menegaskan bahwa dugaan penyimpangan anggaran harus ditangani secara transparan tanpa mengganggu keberlangsungan program yang dinilai bermanfaat bagi masyarakat.
Dalam aksi tersebut, peserta juga menyampaikan harapan agar pemerintah pusat mendengar aspirasi masyarakat daerah dan memastikan program-program yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan rakyat tetap berjalan secara berkelanjutan.
Aksi berlangsung dengan pengawalan aparat kepolisian dan berjalan tertib hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai. Tidak ada laporan gangguan keamanan selama pelaksanaan unjuk rasa berlangsung.


Komentar