Bandar Lampung Lampung
Home » Berita » Korban Penusukan Antar Siswa SMP di Bandar Lampung Mulai Membaik

Korban Penusukan Antar Siswa SMP di Bandar Lampung Mulai Membaik

lampungngapasih.com, Bandar Lampung – Kondisi VK (13), siswa SMP yang menjadi korban penusukan oleh rekan satu sekolahnya di Bandar Lampung, mulai berangsur membaik setelah sempat menjalani masa kritis akibat tiga luka tusuk yang dideritanya.

Korban saat ini masih menjalani perawatan intensif di ruang bedah RSUD Abdul Moeloek setelah menjalani operasi pada bagian dada dan pinggang sebelah kanan akibat luka tusukan senjata tajam jenis pisau.

Pihak rumah sakit menyebut korban dibawa keluarganya ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) pada Senin siang dalam kondisi mengalami luka serius dan pendarahan cukup hebat.

Usai mendapatkan penanganan awal di ruang IGD, tim medis langsung melakukan tindakan operasi terhadap luka tusuk yang dialami korban.

Manajer Ruang IGD RSUD Abdul Moeloek, Maya Oktavia, mengatakan kondisi korban kini mulai stabil dan sudah dapat diajak berkomunikasi.

Bawa Semangat Kolaborasi, AKIRA Berbagi Pengalaman Kepemimpinan dalam Garden Party PKS Muda di Metro

“Setelah menjalani operasi dan observasi, kondisi pasien saat ini berangsur membaik dan sudah bisa diajak berkomunikasi,” ujar Maya Oktavia.

Sementara itu, pihak Polresta Bandar Lampung masih terus mendalami kasus penusukan tersebut dengan memeriksa terduga pelaku dan sejumlah saksi.

Dari hasil pemeriksaan sementara, polisi menyebut aksi penusukan diduga dipicu persoalan saling ejek atau perundungan (bullying) antara korban dan pelaku.

Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay, mengatakan polisi telah menetapkan seorang anak berinisial KAS (13) sebagai tersangka dalam perkara tersebut.

Namun karena pelaku masih berstatus anak yang berhadapan dengan hukum (ABH), proses penanganan dilakukan melalui mekanisme diversi sesuai ketentuan perundang-undangan.

Kebakaran Semak di Menggala Merambat ke Jaringan Listrik Tegangan Tinggi, Asap Tebal Ganggu Pengendara

“Tersangka saat ini telah dikembalikan kepada pihak keluarga untuk dilakukan upaya diversi,” kata Alfret.

Dalam perkara ini, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa sebilah pisau yang diduga digunakan pelaku, pakaian korban yang berlumuran darah, serta hasil visum dari rumah sakit.

Selain itu, penyidik juga masih berkoordinasi dengan Kejaksaan Negeri Bandar Lampung dan Balai.

Berita Terkait

Berita Terbaru

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement