Langganan Banjir, Drainase Kedaton Akhirnya Diperlebar

Home » Langganan Banjir, Drainase Kedaton Akhirnya Diperlebar

Normalisasi drainase kembali dilakukan Pemerintah Kota Bandarlampung di Kecamatan Kedaton, menyasar wilayah yang selama ini dikenal sebagai langganan banjir setiap hujan turun. Langkah ini diambil setelah sistem saluran air di kawasan tersebut dinilai tidak lagi mampu mengalirkan debit air secara normal.

Fokus pekerjaan berada di Jalan Sutomo Gang Mushola, kawasan padat penduduk di perbatasan Kelurahan Sidodadi dan Penengahan. Penyempitan saluran drainase yang terjadi selama bertahun-tahun membuat air hujan kerap tertahan dan meluap ke permukiman.

Sejak Jumat, alat berat mulai diterjunkan untuk memperlebar dan membersihkan saluran. Pemerintah kecamatan menyebut tindakan ini sebagai respons atas genangan yang terus berulang, bahkan saat hujan belum mencapai intensitas ekstrem.

Pelaksana Harian Camat Kedaton, Heliansyah, menilai persoalan banjir di wilayah tersebut bukan semata akibat curah hujan, melainkan karena kapasitas drainase yang tidak lagi sebanding dengan perkembangan kawasan.

“Salurannya sudah terlalu kecil. Dalam kondisi sekarang, air tidak punya ruang untuk mengalir,” ujarnya.

Dampak dari kondisi itu dirasakan sedikitnya enam RT di dua kelurahan. Dalam beberapa kejadian, genangan dilaporkan mencapai hampir satu meter dan menghambat aktivitas warga. Upaya normalisasi baru dapat dilakukan setelah adanya kesediaan warga menghibahkan sebagian lahannya untuk pelebaran drainase.

Beberapa warga menyebut perubahan mulai terlihat. Air dinilai tidak lagi menggenang terlalu lama dan alirannya lebih terkendali dibanding sebelumnya.

Pemerintah Kota Bandarlampung menyatakan normalisasi serupa akan menyasar titik-titik lain yang dinilai rawan banjir. Namun, tanpa penataan drainase yang lebih menyeluruh, langkah ini berpotensi kembali bersifat sementara.

× Advertisement
× Advertisement